Segelas Es Cokelat
Saya baru saja membeli segelas es cokelat seharga dua-puluh-dua-ribu-lima-ratus-rupiah. Mahal ya?
Bila saja saya membuat segelas es cokelat seorang diri, tentunya tak akan semahal itu. Hanya menghabiskan tak sampai satu-per-empatnya.
Lalu, apa yang sebenarnya saya beli?
Saya rasa bukan segelas es cokelat itu.
Saya membeli kenyamanan, tempat untuk menghabiskan satu jam menunggu bukanya pintu jalan car-free-day, siang ini.
11.10, hari ini, dd, tebet